Equity World | Tren Bunga Rendah, Saham Bank Layak jadi Pilihan

Equity World | Tren Bunga Rendah, Saham Bank Layak jadi Pilihan

Equity World | Sentimen pemangkasan suku bunga acuan oleh sejumlah bank sentral global menjadi sinyal positif bagi saham-saham di sektor perbankan.

Direktur dan Portfolio Manager PT Schroder Investment Management Indonesia Irwanti menyatakan, saham-saham perbankan diyakini masih tetap memberikan keuntungan di tengah ekspektasi pelaku pasar mengenai rencana bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve memangkas suku bunga acuan pada September ini.

"Sektor saham perbankan akan diuntungkan dengan tren penurunan suku bunga, tentunya akan memiliki kinerja lebih baik (bagi sektor perbankan)," ungkap Irwanti kepada CNBC Indonesia, Senin (16/9/2019).

Meski saham-saham perbankan akan diuntungkan, yang menjadi catatan Irwanti adalah perbankan juga akan menghadapi risiko ketatnya likuditas. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, rasio loan to depocit ratio (LDR) perbankan pada Juni 2019 sudah berada di level 94%.


"Dengan likuditas yang ketat, bank tidak akan bisa men-channel kredit dengan mudah," kata Irwanti menambahkan.

Wawan Hendrayana, Head Of Investment Reserach Invofesta Utama juga merekomendasikan saham-saham perbankan, utamanya bank-bank buku empat di semester kedua mengingat pasar saat ini masih cenderung melandai. Sektor ini akan mendapat katalis positif dari penurunan suku bunga oleh sejumlah bank sentral global.

"Untuk jangka menengah masih bank (yang direkomendasikan) terkait suku bunga turun," kata Wawan, saat dihubungi CNBC Indonesia, belum lama ini.

Tim riset CNBC Indonesia mencatat, berdasarkan proyeksi CME Fedwatch. probabilitas The Fed akan kembali memangkas suku bunga acuan 25 basis poin (bps) pada pertemuan minggu depan ada di level 79,6%. Sementara itu peluang The Fed mempertahankan suku bunga di level saat ini adalah 20,4%.

Probabilitas pemangkasan federal funds rate (FFR) oleh The Fed masih tinggi karena beberapa ekonom menganalisa bahwa kondisi perang dagang AS-China akan lebih buruk atau stagnan.

Equity World


AS-China Mesra, Bursa Saham Asia Tutup Pekan di Zona Hijau | Equity World

 

Sebelumnya, pada pekan lalu, Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) telah lebih dulu merilis suku bunga acuan mereka, di mana Gubernur ECB Mario Draghi memutuskan untuk memangkas suku bunga deposito (deposit facility) sebesar 10 basis poin (bps) menjadi -0,5%. Sementara itu, main refinancing facility tetap sebesar 0% dan suku bunga pinjaman (lending facility) juga tetap sebesar 0,25%.

Bagaimana dengan Bank Indonesia? sebanyak 17 dari 19 ekonom memperkirakan Gubernur BI Perry Warjiyo dan kolega akan mempertahankan suku bunga saat ini. Ini setelah dalam dua bulan terakhir memangkas BI 7-Day Reverse Repo Rate sebanyak 50 bps, dikutip dari Reuters.

Meskipun Perry dalam rapat BI bulan lalu menyampaikan masih terbuka ruang untuk kebijakan moneter yang lebih akomodatif, pasar keuangan Indonesia justru dipenuhi oleh kekhawatiran investor. Investor resah atas friksi dagang AS-China, perang mata uang termasuk anjloknya peso Argentina, dan inversi pada imbal hasil surat berharga AS.

Equity World | Ketegangan Perdagangan AS-China Mencair, Bursa Asia Sentuh Level Tertinggi Enam Pekan

Equity World | Ketegangan Perdagangan AS-China Mencair, Bursa Asia Sentuh Level Tertinggi Enam Pekan

Equity World | Bursa saham Asia berada di level tertinggi dalam enam pekan terakhir pada perdagangan Kamis (12/9/2019) di tengah harapan mencairnya hubungan perdagangan AS dan China dan ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa akan memulai gelombang pelonggaran moneter.

Indeks MSCI Asia-Pasifik di luar Jepang naik terpantau menguat 0,48 persen pada pukul 15.00 WIB, sedangkan indeks Topix dan Nikkei 225 ditutup menguat 0,72 persen dan 0,75 persen.

Sementara itu, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 menguat masing-masing 0,75 persen dan 1,08 persen. DI sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,21 persen.

Bursa saham China menguat setelah Presiden AS Donald Trump sepakat untuk menunda kenaikan tariff tambahan pada barang-barang impor China hingga dua pekan atas permintaan Wakil Perdana Menteri China Liu He sebagai isyarat niat baik.

"Komentar Trump kemungkinan akan memberikan sedikit dorongan di pasar, tetapi itu bisa hilang besok," kata Hugh Dive, kepala investasi di Atlas Funds Management, Kamis (12/9/2019).

"Beberapa pihak di pasar bereaksi terhadap perubahan kecil dalam posisi negosiasi karena Trump bernegosiasi secara terbuka. Saya lebih khawatir tentang Brexit, karena ada beberapa rasa puas diri di UE tentang hal ini," lanjutnya, seperti dikutip Reuters.


Equity World

 

Bursa Asia Melaju Positif, IHSG Justru Akhiri Reli Penguatan | Equity World


Penundaan Trump atas tarif tambahan untuk barang-barang impor China datang satu hari setelah China mengatakan akan membebaskan 16 jenis produk AS dari tarif impor.

Dua ekonomi terbesar di dunia ini telah terkunci dalam pertempuran berkepanjangan atas praktik perdagangan China yang telah membangkitkan momok resesi global.

Sikap niat baik meningkatkan harapan bahwa kedua belah pihak dapat mempersempit perbedaan keduanya sebelum pembicaraan tingkat kerja dilanjutkan pada pertengahan September dan negosiasi perdagangan tingkat tinggi yang diperkirakan dilakukan pada bulan Oktober.

Investor juga menantikan pertemuan ECB pada hari Kamis untuk melihat seberapa jauh pembuat kebijakan akan mendukung ekonomi yang lesu, mengingat adanya risiko yang ditimbulkan oleh Brexit.

Equity World | Giant Poins Square Dikabarkan Tutup, Asing Lepas Saham HERO

Equity World | Giant Poins Square Dikabarkan Tutup, Asing Lepas Saham HERO

Equity World | Saham peritel modern PT Hero Supermarket Tbk (HERO) terus dilego investor asing sejak awal tahun hingga saat ini atau year to date. Kabar tutupnya beberapa gerai Giant, salah satu brand ritel yang dinaungi Hero, dinilai menjadi salah satu pendorong persepsi investor.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, pada penutupan Kamis sore ini (12/9/2019), saham Hero naik 4,48% di level Rp 700/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 2,93 triliun.

Hanya saja, dalam sebulan terakhir dan year to date, saham HERO minus 11,39%. Dari sisi jual beli asing alias net sell, saham HERO sudah dilepas hari ini Rp 97,45 juta, sebulan asing melego Rp 431 juta dan secara tahun berjalan asing keluar Rp 2,92 miliar.


Bahkan saham HERO belum sama sekali memberikan gain positif dalam 3 tahun terakhir (-33,33%) dan 5 tahun terakhir (-73,18%).

Hari ini, tersiar lagi kabar Hero akan menutup lagi gerai Giant, tepatnya di Poins Square, Lebak Buluk, Jakarta Selatan. Dari pantauan Detiknews, Giant di Poins Square tengah melakukan cuci gudang. Toko ini tengah mengobral habis barang dagangannya.

Giant yang berada di lantai dasar Poin Square itu memang sudah menempelkan banyak selebaran pemberitahuan obral besar-besaran. Salah satunya tertulis 'Semua Harus Terjual Habis'.

"Emang lagi obral besar-besaran, cuci gudang," kata salah satu karyawan kepada detikcom, di Poins Square, Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Hampir semua produk di gerai Giant ini didiskon hingga 60%. Namun sebagian besar rak sudah kosong. Kebanyakan hanya tinggal produk milik Giant sendiri. Khususnya untuk produk-produk sembako.

Cuci gudang ini akan dilakukan hingga 29 September 2019. Namun karyawan yang enggan disebutkan namanya itu tidak bisa memastikan apakah benar-benar ditutup atau direlokasi.

"Ya kita mah kerja saja di sini. Enggak tahu mau dipindah atau tutup," ucapnya. Ia mengatakan, obral barang besar-besaran ini merupakan bagian dari rencana toko yang bakal segera tutup permanen.

"Ini sudah bakal tutup selamanya di sini [Giant Poins Square]," tutur dia lagi.

Pada 28 Juli lalu, setidaknya terdapat 6 gerai Giant berhenti operasi yakni: Giant Express Cinere Mall, Giant Express Mampang, Giant Express Pondok Timur, Giant Extra Jatimakmur, Giant Extra Mitra 10 Cibubur, dan Giant Extra Wisma Asri (Bekasi Utara).


Equity World

 

Duh! Saham Konsumer Babak Belur, IHSG Terkapar di Zona Merah | Equity World


Hingga saat ini CNBC Indonesia masih menunggu konfirmasi dari manajemen Hero.

Namun seperti dilansir dari detikFinance pada Juli lalu, Direktur Hero Supermarket, Hadrianus Wahyu Trikusumo, membeberkan soal alasan di balik penutupan enam toko tersebut. Penutupan enam toko Giant tersebut disebabkan oleh persaingan ritel makanan di Indonesia yang semakin ketat.

"Ritel makanan di Indonesia mengalami peningkatan persaingan dalam beberapa tahun terakhir karena perubahan pola belanja konsumen. Giant adalah brand yang kuat namun kami harus terus beradaptasi untuk bersaing secara efektif dengan menerapkan program multi-year transformation untuk memberikan peningkatan jangka panjang," kata Hadrianus.

Saat ini, Hero akan memperkuat bisnis ritel melalui anak usaha lain yang dimilikinya yakni Guardian Health & Beauty dan IKEA. Hal ini dilakukan sebagai upaya penyesuaian kebutuhan konsumen di Indonesia yang berubah cepat.

Berdasarkan laporan keuangan yang di rilis perseroan Februari lalu, kerugian yang dialami perseroan sepanjang 2018 meningkat tajam. Nilainya mencapai Rp 1,25 triliun dari Rp 191,41 miliar pada 2017.

Sepanjang 2018 perseroan harus menerima kenyataan pendapatan turun 0,49% menjadi Rp 12,97 triliun dari Rp 13,03 pada 2017. Padahal, beban usaha perseroan turun 3,29% menjadi Rp 9,27 triliun.

PT Equityworld | Reli Sektor Telekomunikasi Asia Tenggara Akan Segera Berakhir: DBS

PT Equityworld | Reli Sektor Telekomunikasi Asia Tenggara Akan Segera Berakhir: DBS

PT Equityworld | Reli saham telekomunikasi Asia Tenggara tahun ini kemungkinan besar tidak akan berlanjut, mengingat laju pertumbuhan pendapatan layanan data yang lebih lemah.
Analis DBS Bank, Sachin Mittal dan Woo Kim Toh menyebutkan, kinerja terbaru sektor telekomunikasi terhadap indeks saham negara-negara Asia sebagian besar ditopang oleh dividen yang tinggi, serta aktivitas merger dan akuisisi. Kondisi tersebut terutama terjadi di perusahaan telekomunikasi Axiata Group Bhd. Malaysia dan DiGi.Com Bhd.
Meskipun kedua saham itu masih berada di zona hijau pada tahun ini, namun mengalami penurunan tajam pada perdagangan kemarin, setelah pembicaraan rencana penggabungan bisnis Axiata dan DiGi.com dibatalkan. Pembatalan tersebut menyeret indeks FTSE Bursa Malaysia KLCI turun lebih dari 5% pada tahun 2019, terburuk di Asia.
Di Thailand, Total Access Communication PCL telah naik 36% tahun ini, lebih dari lima kali lipat kenaikan indeks acuan di negara itu. DBS menyebutkan kenaikan harga saham telekomunikasi Thailand dan pelonggaran persaingan, mendorong peningkatan bobot indeks MSCI . Investor seperti Janus Henderson Group Plc. mengincar dividen sektor ini.
"Dana kami condong mengarah ke Thailand, di mana kami menyukai bagian-bagian dari pasar telekomunikasi.

PT Equityworld


Masuk Daftar Perusahaan Terbaik di Asia Pasifik, Saham Milik Boy Thohir Jadi Ladang Cuan! | PT Equityworld


Termasuk saham pendukung infrastruktur telekomunikasi dan perusahaan telekomunikasi itu sendiri," kata Andrew Gillan, kepala ekuitas Asia-Jepang di Janus Henderson Investors, Singapura, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (11/9).
Sementara itu, pertumbuhan pendapatan layanan data Asia Tenggara melambat menjadi kurang dari 15%. "Pendapatan dari layanan data merupakan komponen kunci karena mencakup sekitar 65-70% total pendapatan untuk banyak operator," tulis analis DBS. Mittal dan Toh menambahkan, penuruan tersebut "hampir mengimbangi" penurunan pendapatan dari layanan suara dan pesan teks.
Namun DBS mengaku masih menyukai saham sektor telekomunikasi di Indonesia, yang menurut mereka, "satu-satunya pasar, di mana pendapatan data masih tumbuh 25-30% per tahun."

PT Equityworld | Bursa Asia naik menjelang pertemuan bank sentral

PT Equityworld | Bursa Asia naik menjelang pertemuan bank sentral

PT Equityworld | Bursa saham Asia bertahan di laju penguatan pada perdagangan Rabu (11/9). Dipicu karena harapan mengurangi ketegangan Amerika Serikat (AS) dan China.

Melansir dari Reuters, ada awal perdagangan, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,10%, sementara Nikkei Jepang naik 0,32%. Selanjutnya, Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,60% ke 2.044,199.

Di sisi lain, Wall Street ditutup variatif pada perdagangan menyusul penguatan energi dan industri dan pelemahan sektor teknologi dan real estate.


PT Equityworld

 

Bursa Asia Menguat di Tengah Spekulasi Stimulus di China | PT Equityworld

 

Indeks Dow Jones Industrial Average (+0.28%) dan indeks S&P 500 (+0.03%) masing-masing ditutup menguat sedangkan Nasdaq Composite (-0.04%) melemah tipis.

Investor menantikan pertemuan kebijakan Federal Reserve AS dan Bank Sentral Eropa, dengan keduanya diperkirakan menurunkan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi global.

 

Equityworld Futures | IHSG melaju paling kencang di pasar saham Asia Tenggara

Equityworld Futures | IHSG melaju paling kencang di pasar saham Asia Tenggara

Equityworld Futures | Sebagian besar pasar saham Asia Tenggara naik tipis pada Senin (9/9). Lemahnya data ekonomi terbaru Amerika Serikat (AS) dan China telah mendorong harapan langkah-langkah stimulus lebih lanjut untuk menopang perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memimpin kenaikan tertinggi di Asia Tenggara, naik 0,30% ke 6.327,921 pukul 11.17 WIB. Laju IHSG dibantu oleh saham telekomunikasi dan saham konsumen. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Pt dan Unilever Indonesia Tbk Pt masing-masing naik 1,2%.

Saham Filipina naik 0,1%, memperpanjang kenaikan ke sesi keempat, di sektor keuangan. Saham Ayala Corp naik 0,4%, sementara BDO Unibank Inc naik 0,6%.

Saham Singapura beringsut lebih tinggi pada saham industri dan konsumen. Konglomerat industri Jardine Matheson Holdings Ltd naik 0,8%, sementara pengecer Dairy Farm International Holdings naik 0,6%. Pasar keuangan Malaysia ditutup untuk liburan.

Data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan pertumbuhan pekerjaan AS melambat lebih dari yang diharapkan pada bulan Agustus, sementara ekspor China turun secara tak terduga bulan lalu, terluka oleh penurunan pengiriman ke Amerika Serikat.

Sentimen risiko juga didukung oleh bank sentral di kedua negara yang mengindikasikan niat mereka untuk bekerja menuju pertumbuhan yang berkelanjutan.

Equityworld Futures


Jelang Siang, IHSG Paling Perkasa di Pasar Saham Asia Tenggara | Equityworld Futures


Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan bank sentral akan terus bertindak "sebagaimana mestinya" untuk mempertahankan ekspansi ekonomi AS.

Sementara, People's Bank of China mengatakan pihaknya memotong jumlah uang tunai yang harus dimiliki bank sebagai cadangan untuk ketiga kalinya tahun ini.

"Langkah terbaru (pemotongan rasio cadangan) mencerminkan tekad pemerintah (China) untuk menggunakan kombinasi alat kebijakan untuk merangsang ekonomi karena juga terlihat untuk memungkinkan pemerintah daerah menerbitkan lebih banyak obligasi untuk mendanai investasi infrastruktur," kata Bank Mizuho dalam sebuah catatan dilansir dari Reuters.

Equityworld Futures | Wall Street Menguat Berkat AS-China Sepakat Lanjutkan Perundingan

Equityworld Futures | Wall Street Menguat Berkat AS-China Sepakat Lanjutkan Perundingan

Equityworld Futures | Indeks saham di Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat atau Jumat pagi WIB (6/9/2019). Ini karena sentimen investor terangkat oleh berita bahwa China dan Amerika Serikat sepakat untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi pembicaraan perdagangan pada Oktober.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 372,68 poin atau 1,41 persen, menjadi berakhir di 26.728,15 poin. Indeks S&P 500 bertambah 38,22 poin atau 1,30 persen, menjadi ditutup di 2.976,00 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 139,95 poin atau 1,75 persen, menjadi 8.116,83 poin.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi, dengan sektor teknologi dan keuangan masing-masing bertambah 2,13 persen dan 1,9 persen, memimpin keuntungan.

Mayoritas perusahaan komponen Dow diperdagangkan di wilayah hijau, dengan IBM, Caterpillar, dan Goldman Sachs meraih keuntungan paling besar (top gainer).

Kepala perunding perdagangan China dan Amerika Serikat sepakat pada Kamis (5/9/2019) untuk bersama-sama mengambil tindakan nyata guna menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk konsultasi lebih lanjut pada Oktober.

Equityworld Futures


Data Ekonomis Cerah, Emas Justru Redup | Equityworld Futures


Kesepakatan itu dicapai dalam percakapan telepon Wakil Perdana Menteri China Liu He, yang juga anggota Biro Politik Partai Komunis Komite Sentral China dan ketua pihak China dalam dialog ekonomi China-Amerika Serikat yang komprehensif, diadakan atas undangan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan konsultasi ekonomi dan perdagangan tingkat tinggi China-Amerika Serikat putaran ke-13 pada awal Oktober di Washington dan menjaga komunikasi yang erat sebelum itu.

Di sisi ekonomi, lapangan kerja sektor swasta meningkat sebesar 195.000 pekerjaan dari Juli ke Agustus, mencermikan pembalikan atau rebound, menurut Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP yang dirilis pada Kamis (5/9/2019).