Equity World | Ini Alasan Alexis Sanchez 'Diusir' Ole Gunnar Solskjaer Usai kena Cedera

Equity World | Ini Alasan Alexis Sanchez 'Diusir' Ole Gunnar Solskjaer Usai kena Cedera

Equity World | Alexiz Sanches alami hari nan buruk kala Manchester United menghadapi Reading di babak ketiga Piala FA 2018/19. Penyerang berusia 30 tahun itu sudah kena cedera, ' diusir ' pula oleh pelatihnya Ole Gunnar Solskjaer .

Manchester United memetik kemenangan penting kala melakoni laga pertamanya di Piala FA. Skuat Setan Merah sukses melumat Reading di Old Trafford dengan skor meyakinkan 2-0, Sabtu (5/1/2019).

Sayang, Alexis Sanchez yang menciptakan satu assist untuk gol kedua Manchester United melalui Romelu Lukaku di babak pertama gagal menyelesaikan pertandingan karena cedera hamstring.

Eks penyerang Arsenal itupun terpaksa keluar lapangan di menit ke-64 dan digantik Marcus Rashford. Namun ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga, seusai menepi dari lapangan, Sanchez 'diusir' sang pelatih Ole Gunnar Solskjaer dari bench.

Usut punya usut, Ole tega 'mengusir' Sanchez lantaran pemain asal Chile itu salah menduduki kursi bench. Kursi yang didudukinya ternyata milik sang pelatih.

Saat kejadian, Ole sempat menghampiri Sanchez sambil menepuk pundaknya dan memberi tahu bahwa kursi yang didudukinya itu adalah miliknya. Untungnya, Sanchez menyadari kesalahannya dan langsung beranjak pindah ke kursinya.

Mabuk di Tempat Umum, Ini Penjelasan Wayne Rooney | Equity World

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equity World

Di bawah asuhan Ole, Sanchez diyakini bisa kembali kepada top performanya. Hal itu setidaknya diungkapkan oleh mantan pelatih Timnas Chile, Juan Antonio Pizzi. Menurutnya satu hal yang menghalangi kariernya saat ini yaitu cedera kambuhan yang menghinggapinya, selebihnya ia adalah pemain yang tangguh.

Ole Gunnar Solskjaer pun sudah menurunkan Sanchez sebanyak dua kali. Sebelum menghadapi Reading, Sanchez juga turun saat Manchester United menumbangkan Newcastle dengan skor 2-0. Di laga itu Sanchez juga menyumbang satu assist.

Equity World

PT Equityworld | 4 Masalah Kesehatan yang Mengintai Para Pekerja Sif Malam

PT Equityworld | 4 Masalah Kesehatan yang Mengintai Para Pekerja Sif Malam

PT Equityworld | Jadwal kerja yang kamu miliki dapat berpengaruh pada kesehatanmu. Hal ini bukan hanya terjadi menyangkut durasi jam kerja namun juga waktu kamu melakukan pekerjaan ini.

Dilansir dari Medical Daily, jam kerja tak umum seperti jam kantor pada umumnya dapat menyebabkan masalah lebih lanjut. Hal ini terjadi pada jam kerja malam hari atau yang tidak sesuai dengan jam kantor pada umumnya.

Berdasar beberapa penelitian, diketahui beberapa masalah yang mungkin terjadi pada orang-orang dengan jam kerja tak biasa ini. Berikut empat potensi masalah kesehatan yang mungkin terjadi ketika bekerja di malam hari.

1. Kekurangan tidur

Masalah kurang tidur merupakan salah satu hal yang pasti dialami oleh mereka yang bekerja di malam hari. Sebuah penelitian oleh University of Iowa pada tahun 2012 mengetahui bahwa polisi yang bekerja pada sif malam hari 14 kali lebih rentan tak mendapat cukup tidur dibanding yang bekerja pada sif siang.

Dari data tersebut, sebanyak 44 persen polisi yang bekerja pada sif siang memiliki kualitas tidur yang buruk. Sedangkan pada mereka yang bekerja sif siang, jumlah ini meningkat menjadi 60 persen dan meningkat lagi menjadi 69 persen pada polisi yang bekerja sif malam.

2. Memburuknya kesehatan mental

Telah diketahui bahwa kualitas tidur yang buruk berhubungan dengan kelelahan dan masalah mood. Risiko ini bisa muncul walaupun pekerja yang melakukan jadwal sif malam sudah beristirahat secara cukup pagi harinya. Hal ini terjadi karena isolasi sosial yang dialami.

"Saya bekerja malam haru du rumah sakit dan memahami isolasi sosial yang menyertainya," tulis James Hamblin, M.D.

Hal ini disebabkan karena ketika mendapat ajakan untuk bertemu dengan teman pada siang harinya namun kamu membutuhkan tidur. Namun jika kamu menuruti ajakan untuk bertemu tersebut maka kamu juga dapat kehilangan waktu tidurmu.

3. Diabetes tipe 2

Berubahnya siklus tidur yang dialami juga berujung pada waktu makan serta perubahan pada tingkat stres. Hal ini dapat berujung pada tingkat gula darah.

Sebuah studi observasi di China menyebut bahwa pekerja sif malam memiliki risiko sembilan persen lebih tinggi dibanding rekan kerja mereka. Risiko ini juga bakal meningkat ketika terjadi pada pria.

Vincent Kompany Terciduk Mengumpat Usai Tekel Keras Mohamed Salah | PT Equityworld


Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | PT Equityworld



4. Kanker

Pada tahun 2007, pekerjaan sif malam diklasifikasikan sebagai salah satu penyebab karsinogen. Hal ini membuat pekerja memiliki risiko lebih tinggi dalam berkembangnya kanker dibanding rekan-rekan mereka.

Meningkatnya risiko kanker ini disebut karena paparan cahaya yang mereka terima. Secara khusus, cahaya yang berasal dari perangkat elektronik terutama di malam hari merupakan penyebab dari munculnya kanker ini.

Itu lah empat masalah kesehatan yang mungkin mengintai kesehatanmu jika terlalu lama bekerja pada sif malam. Untuk menghindari berbagai hal tersebut, ubah jam kerja atau paling tidak lakukan perubahan dari jam siang ke malam secara bergantian untuk menghindari terjadinya hal tersebut.

PT Equityworld

PT Equityworld | Korban Tsunami Rawan Gigitan Ular, Ini Pesan Kemenkes

PT Equityworld | Korban Tsunami Rawan Gigitan Ular, Ini Pesan Kemenkes

PT Equityworld | Korban tsunami Selat Sunda di Pandeglang , Banten, rawan mengalami gigitan ular . Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) berpesan agar warga lebih hati-hati saat membersihkan puing di reruntuhan rumah.

“Kalau mulai bersih-bersih pada awalnya jangan menggunakan tangan langsung, gunakan kayu dahulu pastikan tidak ada ular, baru pakai tangan. Karena tsunami, sarang ular terusik dan menyebar, berpindah tempat ke tumpukan sampah atau puing,” ujar, Kepala Pusat Krisis Kesehatan dr. Achmad Yurianto, dalam siaran pers yang diterima Suara.com baru-baru ini.

dr. Yuri mengatakan jika tergigit ular, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan:

- Tetap tenang dan pastikan daerah yang tergigit.

- Memasang bidai dan mengurangi pergerakan.

- Bawa ke pelayanan kesehatan terdekat seperti Puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Di sisi lain, ada juga beberapa hal yang tidak boleh dilakukan setelah digigit ular, di antaranya:

- Membawa korban ke dukun.

- Menyedot atau mengisap luka bekas gigitan ular .

- Menoreh dan mengeluarkan darah di area gigitan ular.

- Dipijat, diikat, atau dioleskan dedaunan.

Butuh 38 Detik untuk Cetak Gol, Ini Komentar Romelu Lukaku | PT Equityworld


Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | PT Equityworld

Sebelumnya diberitakan, 14 kasus gigitan ular yang tercatat hingga 31 Desember 2018 di Pandeglang, Banten. Kondisi korban rata-rata dalam keadaan baik. Observasi dan pemantauan ketat masih dilakukan, sembari memberikan pengobatan atas nyeri yang dirasakan.

PT Equityworld

PT Equityworld | City Sudah Jemu Kalah dari Liverpool

PT Equityworld | City Sudah Jemu Kalah dari Liverpool

PT Equityworld | Manchester City sedang dalam rentetan hasil buruk melawan Liverpool. Menjamu sang rival terkuat, City dalam momen terbaik untuk menghentikan rangkaian itu.

City akan menjamu Liverpool di Etihad pada lanjutan Premier League, Jumat (4/1/2019) dinihari WIB. Pertandingan ini amat krusial untuk The Citizens dalam upaya mereka menahan laju Liverpool.

Seperti diketahui City saat ini ada di posisi tiga klasemen dengan 47 poin dari 20 laga. Skuat besutan Pep Guardiola ini tertinggal tujuh poin dari Liverpool dan satu poin dari Tottenham Hotspur (sudah bermain 21 kali).

Tiga poin penting untuk City membuat persaingan gelar menjadi ketat lagi. Bermain di kandang jelas jadi sebuah faktor yang menguntungkan.

Hanya saja Liverpool unggul catatan pertemuan belakangan ini. Dalam empat pertemuan terakhir, City tak berhasil menang atas 'Si Merah'.

City kalah 3-4 di Anfield pada Premier League musim lalu. Setelah itu mereka takluk 0-3 dan 1-2 di Liga Champions. Pertemuan terakhir di Anfield pada Oktober lalu berakhir imbang.

Kemenangan terakhir dipetik City saat membungkam Liverpool 5-0 di Etihad pada musim lalu. Bernardo Silva menyebut City tak bisa lengah karena poin-poin berharga dipertaruhkan.

Chelsea Dapatkan Christian Pulisic | PT Equityworld

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | PT Equityworld

"Musim lalu kami mengalahkan mereka di kandang, kami kalah di markas mereka di Premier League dan Liga Champions. Pada partai pertama di Liga Champions, mereka memang lebih baik dari kami," ungkap Bernardo di Manchester Eveing News.

"Laga kedua, rasanya kami lebih baik dari mereka tapi karena banyak hal yang tidak kami kontrol, kami kalah. Musim ini kami bisa saja mengalahkan mereka, kami seharusnya bisa menang di sana. Kami melewatkan penalti di akhir pertandingan."

"Di sini di kandang, kami akan mencoba mengalahkan mereka lagi. Ini tim yang sangat berat, tim yang sulit dihadapi. Mereka bekerja keras, mereka pertama di liga, memimpin klasemen. Jadi kami akan mencoba melakukan ini seperti biasanya," tandasnya.

PT Equityworld

Equityworld Futures | Alexis Sanchez Siap Comeback saat Man United Menjamu Bournemouth

Equityworld Futures | Alexis Sanchez Siap Comeback saat Man United Menjamu Bournemouth

Equityworld Futures | Opsi di lini depan Manchester United asuhan pelatih interim Ole Gunnar Solskjaer bakal kian beragam, setelah Alexis Sanchez kini berpeluang untuk kembali merumput saat timnya menghadapi Bournemouth .

Man United akan menerima lawatan klub berjuluk The Cherries tersebut dalam laga pekan ke-20 Liga Inggris 2018 di Old Trafford, Minggu (30/12/2018) malam WIB.

Kans comeback-nya Sanchez sendiri diutarakan Solskjaer jelang partai melawan Bournemouth. Seperti diketahui, penyerang internasional Cile itu sudah absen membela Man United sejak akhir November 2018 lantaran cedera hamstring.

Sanchez sempat mudik ke Cile belum lama ini saat ia menjalani masa recovery. Namun, attacker berusia 30 tahun itu kini telah kembali ke Manchester dan telah intens menjalani sesi latihan di Carrington.

"Saya sudah berbicara dengan Alexis. Ia bisa saja kembali saat melawan Bournemouth. Namun yang pasti, ia akan terlibat saat kami menghadapi Newcastle (United) di laga berikutnya (pekan ke-21)," ungkap Solskjaer sebagaimana dilansir laman resmi Man United.

3 Fakta Seputar Ancaman Salah Hengkang Jika Liverpool Beli Pemain Israel | Equityworld Futures


Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equityworld Futures


Juru taktik berusia 45 tahun asal Norwegia itu pun memuji etos kerja Sanchez yang disebutnya melakukan proses pemulihan di tengah libur Natal, yang sebetulnya diberikan kepada seluruh anggota tim.

"Saya tidak punya waktu untuk berbicara mendalam mengenai kepercayaan dirinya untuk kembali. Tapi di saat kami libur Natal, ia berlatih, bersikukuh untuk segera kembali merumput," ujar Solskjaer.

"Sepertinya ia seorang workaholic. Itulah impresi saya meski baru mengenalnya secara personal," imbuh eks penyerang haus gol Man United itu.

Equityworld Futures

Equityworld Futures | Hati-hati! Perempuan dengan Pinggul Kecil Lebih Berisiko Terkena Diabetes

Equityworld Futures | Hati-hati! Perempuan dengan Pinggul Kecil Lebih Berisiko Terkena Diabetes

Equityworld Futures | Perempuan dengan pinggul kecil ternyata lebih berisiko mengidap diabetes dan serangan jantung dibandingkan perempuan dengan pinggul besar. Hal ini sangat bertolak belakang dengan teori bahwa orang dengan kondisi obesitas lebih berisiko mengidap penyakit kardiovaskular.

Peneliti dari University of Cambridge menemukan bahwa sebenarnya lebih aman menumpuk lemak di sekitar pinggang dibandingkan perut atau organ tubuh bagian dalam. Hal ini karena pinggang yang kecil menempatkan kaum hawa pada risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung yang lebih tinggi.

"Menyimpan kelebihan kalori lebih aman di daerah pinggul dibandingkan di tempat lain," ujar peneliti Dr. Luca Lotta, dari Medical Research Council Epidemiology Unit di Cambridge.

Tentu saja, kata dia, tak semua perempuan akan mengalami kondisi ini. Hanya perempuan dengan susunan genetik terentu yang dapat menyimpan lemak di organ dalam seperti jantung, hati, pankreas maupun darah dibandingkan daerah pinggul sehingga menempatkan mereka pada risiko mengidap diabetes dan penyakit jantung yang lebih tinggi.

"Kami mencoba memahami apakah beberapa gen yang diidentifikasi oleh penelitian kami mungkin menjadi target yang cocok untuk pengembangan obat di masa depan, tetapi proses ini mungkin memakan waktu beberapa tahun," tambahnya seperti dilansir dari Daily Mail.

Untuk mengarah pada temuan ini, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis JAMA ini mempelajari profil genetik lebih dari 600.000 kaum hawa. Mereka mengidentifikasi lebih dari 200 varian genetik yang membuat orang cenderung memiliki rasio pinggang-pinggul yang lebih besar, proporsi tubuh berbentuk apel dengan pinggul ramping dan perut lebar.

Mereka mengidentifikasi dua kelompok spesifik varian genetik di mana kelompok pertama yang cenderung memiliki lemak yang lebih sedikit di pinggul, dan kelompok kedua memiliki lemak yang berlebih di sekitar pinggang dan perut.

"Kelompok kedua yang memiliki tubuh berbentuk apel secara genetik mengubah distribusi lemak dengan menurunkan penyimpanan lemak di sekitar pinggul dan meningkatkan risiko penyimpanan lemak di perut," ujar dr. Lotta.

Pasangan Suka Marah Tak Jelas, Bisa Jadi Ini Penyebabnya | Equityworld Futures


Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equityworld Futures

Tim ini juga melakukan penilaian spesifik terhadap distribusi lemak di antara 18.000 orang dengan menggunakan pemindaian sinar-X yang dapat membedakan lemak tubuh dari otot dan tulang.

"Memiliki kelebihan berat badan di sekitar pinggul adalah cara yang lebih aman secara metabolis untuk menyimpan lemak, tetapi mereka yang tidak memiliki kecenderungan genetik juga bisa mendapat manfaat besar dari intervensi gaya hidup, seperti membatasi asupan kalori atau meningkatkan aktivitas fisik mereka," tandas dia.

Jadi, perempuan dengan pinggul kecil mesti waspada ya dengan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Equityworld Futures

Equityworld Futures | Mudah Terbakar, Pelaku Medis Himbau Produsen Tulis Peringatan di Produk

Equityworld Futures | Mudah Terbakar, Pelaku Medis Himbau Produsen Tulis Peringatan di Produk

Equityworld Futures | Para pelaku dunia medis di Amerika Serikat menghimbau agar masyarakat berhati-hati menggunakan krim yang mengandung emolien karena sangat mudah terbakar .

Emolien sendiri merupakan krim yang dapat mengendalikan masalah kulit eksim, melembabkan kulit dan juga membentuk lapisan pelindung pada kulit.

Untuk itu para pelaku medis dan orang-orang yang bekerja sebagai regulator masalah obat-obatan meminta produsen krim menulis peringatan yang jelas pada kemasan produk untuk mengingatkan konsumen.

MHRA sendiri mengatakan telah mendengar lebih dari 50 kasus kematian yang dilaporkan oleh petugas pemadam kebakaran di Inggris yang berhubungan dengan krim mengandung emolien.

Salah satu penyebabnya, kain atau pakaian yang terpapar berulang kali dengan krim emolien menjadi mudah terbakar . Itu artinya, pengguna tidak boleh merokok atau mendekati api yang nyala.

Salah satu korban adalah Philip Hoe. Ia meninggal secara tidak sengaja karena membakar dirinya sendiri di Doncaster Royal Infirmary pada 2006. Tragedi tersebut terjadi ketika percikan dari sebatang rokok bereaksi saat terkena krim emolien yang dia gunakan.

Dalam hitungan detik, Hoe dilalap api dan meninggal tak lama setelah dipindahkan ke rumah sakit di Sheffield.

"Kami tidak ingin orang khawatir dan merasa tidak boleh menggunakan produk ini, padahal obat ini menawarkan bantuan untuk apa yang bisa menjadi kondisi kulit kronis, tetapi penting juga orang menyadari risiko dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko," kata June Raine, dari MHRA.

Fakta Baru, Kekurangan Vitamin D Tingkatkan Risiko Depresi pada Lansia | Equityworld Futures

Info lowongan kerja di Equity World SSC Jakarta | Equityworld Futures

Senada dengan June Raine, John Smith dari Proprietary Association of Great Britain juga mengatakan bahwa produk krim yang mengandung emolien adalah perawatan yang penting dan efektif untuk kondisi kulit kering kronis dan parah seperti eksim dan psoriasis.

"Orang-orang harus terus menggunakan produk-produk ini tetapi sangat penting mereka memahami risiko kebakaran terkait dengan penumpukan residu pada kain dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko menggunakan krim yang mudah terbakar itu dilansir BBC.

Equityworld Futures